Thursday, December 12, 2013

Kehendak

Kadangkala kita harus bernafas lepas, membebaskan udara yang berhulu-hilir di lalulalang penciuman, udara tak bisa ditakar, karena setiap sepersekian detik bisa saja ia hampa dan sebaliknya pada rengekan pertama sang bayi.

Aku hendak bicara soal prediksi yang prediktif belaka, soal kalkulasi yang hanya kalkulatif, tentang harapan yang hanya harap, tentang kehendak yang hanya ada pada sang kehendak.

Setiap pernafasan adalah kehendak,
dan nafasku adalah nafasmu,,,

Wednesday, December 11, 2013

Hujan angkringan

Hujan dan gemerciknya adalah anugerah
Mengehentikan keringat, dan mungkin air mata
Menggiring pada yang teduh, pada perhentian yang memaksa untuk hanya memandang air berjatuhan, menghirup wangi air langit, atau sekedar merasakan gemerciknya,

Monday, November 4, 2013

Tunggu

Dalam hamparan ruang dan waktu yang saling menunggu, tak kukira kau terus menunggu, meski aku berharap dalam tungguku kau akan menunggu.
Terimakasih kau benar2 menungguku dalam tungguku yang hanya tuhan mampu merobeknya.

Tunggu, karena aku sangat mencintaimu,,,
Mata yang terlihat lelah, tapi tak lelah untukku, juga hati yang telah lelah, tapi tak lelah untukku, semoga tunggu ini tak sia-sia, dan kau adalah bidadari yang terbang sumringah dengan sayapku...

Skenario

Inilah alam, dengan hilir yang terus mengalir pada yang teralir,
Inilah alam, dengan hujan yang gemercik pada yang harus basah,
Inilah alam, yang terik pada setiap yang harus panas,
Inilah alam, pada setiap tetumbuhan yang tumbuh pada jengkal tanah yang diam pasrah,
Inilah alam, pada setiap manusia yang berdetak jantungnya,
Inilah alam, pada skenario yang semestinya,,,,,
Inilah alam, dan aku manusia, bukan alam, bukan tuhan sang maha kehendak,,,,

Thursday, October 31, 2013

Langkah

Langkah bukan hanya soal kaki, tapi semua syaraf, terpenting hati dan bukan otak, kaki hanya bongkahan kayu yang tanpa dipegang tak kan bergerak.

Friday, September 6, 2013

Terlalu

Mungkin begitu bodoh saya, tak bisa mengerti apa yang ia inginkan.
Begitu takut saya, untuk mengambil langkah, sampai tak bisa melangkah.
Terlalu cepat saya, mengambil keputusan, yang sebrnarnya tidak harus perlu diputuskan.
Terlalu gamang saya, mengajak sesuatu karena takut ia terganggu.

Atau aku yang terlalu naif, karena tak bisa menjangkaunya...
Tapi, aku benar terlalu mencintaimu.

Thursday, September 5, 2013

Helai

Andai punya sedikit keberanian, kaki akan berdiri lebih lama, jemari juga akan menghelai rambut indah itu, dan kemudian kutinggalkan kau bersama kecupan kening selamat malam.

Kukira malam ini tak akan datang, karena matahari tadi sepertinya cukup panas dan melelahkan untukmu, serta sengaja tak kusiram air, sekali lagi aku ingin melihat apakah wangimu masih ada atau sudah tergerus keringat.

Benar, matahari dan malam hanyalah ruang dan waktu, datang dan menghilang, sementara (kuharap) kita mampu terus melebur didalamnya... dan ia tak menjadi soal lagi.
Terimaksih Tuhan, sang maha kasih.

Wednesday, September 4, 2013

malam tak beralam

Kemarin hari ini malam tak jadi datang, dan sepertinya tak perlu lagi menunggu malam, toh bintang akan tetap terlihat disetiap malam, juga bulan akan tetap tampak pada setiap waktunya.

Embun esok akan lebih sejuk, ketika malam tak berselimut mendung, malam tak beralam, sudah pasti lebih bersahabat dibawah sadar...
Mimpi,

Thursday, August 29, 2013

Wajah

Sudah lama kunantikan, anggun, meski hanya bayangan warna hijab biru dilayar kaca, senyum mata yang khas, padaku kah itu? dan semakin aku merasa untuk bisa menatap mesra, lebih dekat dan lebih dakat lagi...

Wednesday, August 28, 2013

Jaman edan

Agak panas dingin tubuhku, entah apa yang menggelayut di raga atau jiwa, apakah ini effect dara itu. Bahkan yang semalam sempat menerobos masuk ke mimpi dan mengobrak-obrik akal tubuh dan jiwa.

21/3

Kasih sungguh sulit menterjemahkanmu, siapakah sebenarnya kekasihmu?
Masa bodoh, yang jelas kau adalah kekasihku

Lawas

Ia adalah "cahya"
Tak bisa dijelaskan
Tapi sangat jelas rasanya

Seperti Rumi,
Ia adalah penyakit yang menyembuhkan segala penyakit
Sekali terjangkit tak ada obatnya

283
Agak terang,
Meski kakiku tak kau bolehkan mengantarmu, tapi hati-ku akan tetap selalu kusuruh untuk berada disampingmu, hati-hati...

Kesedihanmu hari-hari ini, adalah kesedihanku jg, kubiarkan agar kau menjadi lebih kuat dan lebih kuat lagi, itulah wujud rasaku, yang kuat dan jangan sedih...

Tuesday, August 27, 2013

miroseqeen

duh gusti sembuhkanlah, tapi sejatinya aku tak ingin sembuh,
lapangkanlah, bahwa memang sebenarnya hanya perlu untuk mengikhlaskan,
seperti sang rahman dan rahim, kasihnya sempurna, sirri, tak pamrih dan tak siapapun bisa menterjemahkan,
kenapa harus cemburu? kenapa harus sakit hati? kenapa harus marah? kenapa pula harus memaksa hendak?
tak siapapun mempunyai kehendak atas siapapun,
kecuali dia yang maha berkehendak.
manusia hanya bisa berdoa...
goodnight, 090813

hampir saja, dan dirimu adalah amanah tak bisa kulepas,
sepertinya telah benar-benar menjadi bagian hidup, kehilangannya adalah lumpuh,
apa boleh buat, tengada saja meski tak cukup, tapi paling tidak aku masih berharap,
wajahmu yang "entah" bisa benar berpaling... 110813

semoga batin kita tetap saling merasa,
dia mengenangnya lagi, tak apa jika itu bisa melepas duri yang melekat dibatang mawar, inilah wujudku budak tak berdaya, tak berhak gelandang berharap kasih sang ratu, karena Tuhan berkuasa atas segalanya. biarlah arus yang menggiringku sekalipun keruh, 240813

menikmati kesendirian? benarrkah mawar lebih nyaman dan senang dengan kesendirian?, maka aku harus kembali menenggelamkan diri, sembunyi di semak-semak kerinduan, sampai tak terlihat, dan mawar bisa mekar tanpa benalu.

masih kuanggap bunga itu anugrah, seberapapun racunnya ia tetap bunga, makhluk yang mengindahkan, cukup membiarkan dia mekar, meski sebenarnya aku ingin menjadi air yang setiap pagi sore menyiraminya, tapi entah jika malah semakin layu,,, hanya berharap pada hujan atau yang lain.
ah kenapa tak kupetik saja... mati 25813